RAMADHAN BUKAN RUTINITAS

Banyak diantara kita telah melewati ramadhan sejak dari usia kanak-kanak sampai dewasa. setiap tahun kita jalani ibadah Ramadhan itu dengan berpuasa dan melaksanakan ibadah-ibadah yang dianjurkan. Tetapi sudah kita benar-benar mampu menjadikan bulan Ramadhan itu sebagai kesempatan bagi kita untuk mengerjakan amal saleh yang mapu menjadi jalan untuk mencapai keridaan Allah SWT.

Uraian berikut ini mudah-mudahan bermanfaat untuk kita, agar menjadikan segala aktivitas ibadah dibulan Ramadhan ini diterima Allah SWT.

Pertama, Hendaknya kita jadikan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainya di bulan suci ini tidak hanya sekedar rutinitas,tetapi di landasi dengan pemahaman yang benar tentang ibadah tersebut sebelum kita melaksanakannya. Misalnya kita harus memahami bagaimana tata cara berpuasa, mulai dari hukum-hukum yang mewajibkannya, sunah-sunahnya dan dibolehkan (mubah) sampai yang diharamkan serta yang makruh dalam berpuasa.

Kedua, hendaknya kita jadikan segala ibadah dibulan suci ini dengan landasan keimanan. Tanpa adanya keimanan kepada Allah SWT. ibadah seseorang akan menjadi sia-sia. Maksudnya adalah yang kita lakukan harus disadari bahwa semua itu adalah perintah Allah SWT, bukan sekedar ikut-ikutan. Kita mengerjakan ibadah itu senantiasa berada dalam suasana keimanan. Yaitu, selalu sadar bahwa kita adalah makhluk Allah dan hanya karena Allah-lah kita melaksanakan perintah-Nya. Dengan kata lain ibadah itu laksanakan dengan keikhlasan yang murni, yang senantiasa hadir dalam benak kita akan hubungan kita dengan Allah SWT.

Ketiga, mari kita raih nilai ibadah dibulan ini. Setiap perbuatan seorang Muslim haruslah menjadi perbuatan yang bernilai produktif dan tidak dan tidak sia-sia. Oleh karena itu, pada saat kita melaksanakn ibadah, yang pada lahiriahnya adalah perbuatan gerak badan dan pikiran kita harus pula meraih nilai (qimah). Nilai ibadah  bukan berbentuk materi seperti berniaga yang akan menadapatkan keuntungan materi. Akan tetapi nilai ibadah bersifat roh, yaitu taqarrub ilallah, mendekatkan diri kepada Allah. inilah nilai Ibadah yang harus kita raih. Segala rangkaian ibadah di bulan suci ini hendaknya menjadi diri kita dekat kepada Allah SWT.

Segala rangkaian ibadah di bulan suci ini hendaknya sebagai motivator untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Seorang Muslim yang merasa dekat dengan Allah SWT tentu akan berusaha melaksanakan segala perintah Allah, tidak lagi menghiraukan perbuatan itu berat atau ringan. Ia akan selalu menjauhi larang Allah SWT, senikmat apa pun, menurut hawa nafsunya, larangan itu tentu akan jauhinya.

Ketiga, hal itu atas harus senantiasa ada pada saat kita melaksanakan ibadah kita, kesia-siaan akan menghiasi perbuatan kita. Ketiga hal atas juga bisa kita terapkan dalam seluruh perbuatan agar menjadi nilai pahala dengan menjadikan amal saleh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s